Curi Budaya itu Memalukan




Percaya gak percaya, ternyata gak cuma barang milik pribadi yang bisa di curi oleh teman terdekat kita, tapi barang milik negara juga bisa dicuri, tentunya oleh 'teman terdekat'. Seperti yang diberitakan baru-baru ini, Tari Tor-tor dan Gordang Sambilan yang termasuk kebudayaan asli Indonesia yang di curi 'mereka'.

Sebagai salah satu anak tua muda Indonesia, sudah seharusnya gue melakukan banyak tindakan agar kebudayaan milik negara sendiri gak di curi oleh negara lain. Tindakan-tindakan yang akan gue lakukan:

1. Memperkenalkan budaya sendiri kepada warga negara asing yang sedang berlibur di Indonesia. Intinya, misakan kalo gue lagi jalan-jalan ke mol ato ke suatu tempat apa pun termasuk WC umum dan ketemu warga negara asing, gue bakalan basa-basi nanya nama dia, asal negaranya, kemudian mulai menanyakan 'Apakah anda tahu apa saja kebudayaan Indonesia?' Misalkan dia jawab 'gak tau', gue bakal ngasih tau beberapa kebudayaan Indonesia.

2. Menghargai para budayawan Indonesia. Iya, menghargai. Sampai sekarang, budaya itu bertahan karena para budayawan Indonesia. Mereka yang selalu menjaga kelestarian budaya ini.

3. Jangan pernah mencuri budaya negara lain. Kalo gak mau dicuri, ya.. kita jangan mencuri. Tapi kalo yang ini sih.. kita 'gak pernah' mencuri budaya negaranya, tapi mereka yang 'mencuri' budaya negara kita.

Nah, itu tindakan yang akan gue lakukan. Kalo kamu? :3

Sepertinya gak lengkap yah kalo gue bikin postingan tentang ini tapi gue gak memperkenalkan budaya sendiri. Karena gue ini lahir di Jakarta, gue bakal memperkenalkan budaya dari Jakarta. Here we goes:

Ondel-ondel adalah bentuk pertunjukan rakyat Betawi yang sering ditampilkan dalam pesta-pesta rakyat.

Ondel-ondel dalam rangka perayaan pembukaan sayap baru Hotel des Indes (dibongkar di tahun 1980-an) tahun 1923

Dulu ondel-ondel ini berfungsi sebagai penolak bala atau gangguan roh halus yang gentayangan. Entah kenapa gue dulu takut dengan ondel-ondel, apakah itu pertanda kalo gue itu roh halus. -__-
Sekarang ondel-ondel biasanya digunakan untuk menambah semarak pesta- pesta rakyat atau untuk penyambutan tamu terhormat, misalnya pada peresmian gedung yang baru selesai dibangun. Didepan kantor kelurahan, kecamatan, walikota, dan gubernur kota Jakarta juga ada ondel-ondelnya loh..

Gambang kromong adalah sejenis orkes yang memadukan gamelan dengan alat-alat musik Tionghoa, seperti sukong, tehyan, dan kongahyan. Sebutan gambang kromong diambil dari nama dua buah alat perkusi, yaitu gambang dan kromong. Gue udah kenal ini dari SD, karena waktu itu ada mata pelajaran kesenian Jakarta.
Suling merupakan salah satu instrumen yang terdapat di dalam orkes musik gambang kromong.
 
Lenong adalah kesenian teater tradisional atau sandiwara rakyat Betawi yang dibawakan dalam dialek Betawi yang berasal dari Jakarta, Indonesia. Kesenian tradisional ini diiringi musik gambang kromong dengan alat-alat musik seperti gambang, kromong, gong, kendang, kempor, suling, dan kecrekan, serta alat musik unsur Tionghoa seperti tehyan, kongahyang, dan sukong. Lakon atau skenario lenong umumnya mengandung pesan moral, yaitu menolong yang lemah, membenci kerakusan dan perbuatan tercela. Keren kan..
Bisa dibilang sih ini komedinya Jakarta. Dan kesenian Lenong ini kalo gue bilang udah jarang terlihat di Jakarta, kebanyakkan dangdutan sih.. Oh ya, kalo pengin lian kesenian ini, bisa kok dateng ke Situ Babakan yang terletak di Srengseng Sawah, kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
 
Dan gue mau nitip pesen nih buat tetangga:
 Udah segini duu postingan gue. Dan inti dari postingan gue ini, JANGAN CURI BUDAYA KAMI WOY! 
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Popular posts from this blog

サヨナラの準備は、もうできていた。

Maaf Ini Terlalu Panjang

Ingin Mengetahui?